6 Cara Praktis Menanam Cabe Hidroponik dengan Mudah

2. Menyemai Benih Cabe

Bagi kamu yang hanya untuk coba-coba atau hanya sekedar memuaskan hobi, kamu bisa menggunakan  cabe dari dapur sebagai benih untuk ditanam. Belah cabai dapur kemudian ambil biji yang ada untuk disemai.

 

Tetapi apabila kamu ingin menekuni lebih dalam cara menanam cabai secara hidroponik secara kontinyu, saya menyarankan kepada kamu untuk membeli benih cabai pada petani lain terutama mereka yang sudah melewati proses seleksi sebagai benih cabai berkualitas nantinya.

Baca Juga : Cara Menghasilkan Uang Dari Blog

Menanam cabai menggunakan cara hidroponik tidak bisa dilakukan serta merta menggunakan benih. Karenanya benih harus disemai terlebih dahulu. Fungsinya adalah untuk menyeleksi benih yang kamu punya antara benih yang tumbuh kerdil, cacat, punya penyakit atau benih unggulan yang nantinya disiapkan sebagai bibit yang siap tanam.

Tempat persemaian yang umum digunakan adalah dengan polybag kecil, baki, ataupun petakan tanah. Semai benih yang sudah kamu miliki pada tempat tersebut, gunakan cocopeat atau campuran tanah, cocopeat, dan juga arang sekam sebagai  medianya dengan perbandingan 1:1:1 kemudian tutup dengan tanah halus atau arang sekam.

Cukup memakai 2 sampai 3 benih saja pada setiap lubang semai supaya tanaman cabai mempunyai ruang yang cukup untuk tumbuh nantinya. Lakukan perawatan terhadap penyemaian sampai benih siap untuk dipindah tanam. umumnya benih akan tumbuh berkisar 5 sampai 7 hari dan mulai siap untuk di panen setelah berumur 25 sampai 30 hari.

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *