Cara UNREG Kartu Pabayar Telkomsel

Pemerintah telah meminta pengguna kartu SIM prabayar untuk mendaftar menggunakan Nomor Identifikasi Penduduk (NIK) dan Nomor Kartu Keluarga (KK) yang berlaku, efektif 31 Oktober 2017.

Keputusan ini berdasarkan pada Peraturan Menteri Komunikasi dan Informatika Nomor 21 Tahun 2017 tentang perubahan kedua atas Peraturan No. 21 Menteri Komunikasi dan Informasi No. 12 tahun 2016 tentang pendaftaran klien layanan telekomunikasi.

unreg kartu telkomsel

Menteri Komunikasi dan Informasi (Menkominfo) Rudiantara menjelaskan bahwa kebijakan registrasi ulang kartu prabayar membatasi jumlah orang dengan nomor registrasi populasi (NIK). E-KTP hanya dapat memiliki 3 kartu SIM. Bagi mereka yang memiliki bisnis, nomor keempat harus terdaftar di toko operator agar terdaftar dengan jelas.

“Untuk kenyamanan para pengguna itu sendiri, para pengguna ponsel sering menerima tawaran seperti penipuan, dll. Buat komunitas lebih nyaman,” kata Rudiantara setelah menghadiri rapat kerja dengan Kemenkumham, Kementerian Bisnis Interior, dan Parlemen di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (23/10/2017).

Untuk kebijakan ini, pelanggan yang telah mendaftar 3 angka dan ingin menambah nomor baru harus mendaftar terlebih dahulu.

Berdasarkan pencarian Narashansa.com, pengguna Operator Telkomsel dapat mendaftar dengan mengakses menu *444#, memilih menu UNREG nomor 3, dan memasukkan 16 Nomor Identifikasi Penduduk (NIK). Setelah itu, silakan lanjutkan instruksi sampai selesai.

Selain menu *444#, pengguna juga dapat mendaftar melalui SMS dengan mengetik UNREG#NomorNIK kirim ke 4444. Misalnya: UNREG 3322001234567899 kirim ke 4444.

Setelah mendaftar, pengguna NIK masih dapat mendaftarkan kartu prabayar mereka hingga maksimum tiga kali, sesuai dengan kebijakan pemerintah.

Hari ini Senin (30/4/2018) adalah batas waktu pendaftaran kartu SIM prabayar. Dengan demikian, nomor kartu prabayar yang belum didaftarkan ulang sebelum akhir hari akan diblokir total.

Kementerian Komunikasi dan Informasi (Kemenkominfo) mengumumkan bahwa penyumbatan total akan dilakukan mulai 1 Mei 2018.

Pemblokiran total mengacu pada ketidakmampuan melakukan panggilan dan mengirim SMS, menerima panggilan atau SMS, dan juga mengakses layanan data Internet.

 

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *